Pages

Tampilkan postingan dengan label resep. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label resep. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Februari 2015

Rujak Cireng ala Naya



bikin ngilerrrrr..
Rujak cireng itu cara baru dalam menikmati cireng dan rasanyaaaaaaa.. yummy! ~Suami

Cireng? Sudah akrab di telinga dooong tentang makanan yang satu ini.
Well, cireng adalah makanan khas kotaku tercinta, Bandung. Ada singkatannya loh, yaitu “aci digoreng”. Warnanya putih dan dalam berbagai bentuk. Ada yang lonjong, gepeng, bulat, segi empat, bulet, bebas deh. Tergantung mood si pembuat sepertinya. Rasanya asin dan biasa diberi bumbu kacang, bubuk-bubuk beraneka rasa atau sekedar ditemani saos sambal. Yummy.

Nah akhir-akhir ini lagi sangat merajalela dan bahkan dijual secara online yaitu cireng bumbu rujak. Cocok banget untuk persiapan musim dingin *seperti beruang kutub* bisa di simpan di lemari pendingin beberapa hari.
Aku dan suami termasuk penggemar cireng ini. Entah kenapa justru rasanya yang simple bikin nagih. Pas maen ke rumah mertua, adik iparku lagi berkreasi di dapur dan ternyata lagi bikin cireng rujak. Dan it's so yummy mamamia deh.

Seminggu yang lalu, aku tanya resep cireng bumbu rujak itu dan setelah dua kali percobaan, bisa nih buka bisnis cireng rujak sepertinya . Wkwkwkwkwk.  Setelah bikin, biasa updet di BBM penampakannya. Wawwww respon dari temen-temen di kontak BBM sungguh mengharukan. Hehehe *lebay* Bahkan teman suami sampe langsung bikin appointment untuk mampir ke rumah demi sepiring rujak cireng. Silahkan. Dengan senang hati kami menunggu :)

Yuk mari, langsung ke dapur dan bikin rujak cireng penuh sensasi ini. Here's the recipe:

Bahan:
1 bks cireng di mamang sayur atau pasar, goreng yang mateng jangan lupa
1 sdm minyak goreng utk tumis bumbu

Bumbu
2 siung bawang putih
5 cabe rawit atau sesuai selera
1 bks terasi siap masak
Gula merah secukupnya
1/2 jeruk lemon
Garam secukupnya

*untuk berduaan, jangan lupa suap2an :D

Cara:
Tumis bawang, cabe dan terasi. Setelah wangi dan biasanya bersin-bersin, angkat. Ulek bersama dengan gula merah dan tambahkan garam. Setelah cukup lembut, beri perasan jeruk lemon.
Cireng yang sudah digoreng cubit-cubit mesra menjadi berukuran kecil.
Masukkan ke dalam ulekan dan aduk bersama bumbu sampai bumbu merata.


Tadaaaaaaa. Silahkan menikmati pesona cireng rujak bersama hujan yaaa.
rujak cireng ala Naya



Foto diatas itu rujak cireng disajikan dengan jus sayur dan buah yang bisa diintip resepnya di jus detoks yang sehat

*nulis di angkot dalam macet menuju perpustakaan daerah Soetta
17 Februari 2015
10: 07




~Naya

Minggu, 08 Februari 2015

Seblak daun jeruk ala Naya



Seblak buatan kamu itu ngangenin ~suami


Hai... bulan Februari identik dengan Valentine (bagi yang merayakan dan kebetulan saya tidak), Valentine identik dengan coklat dong pastinya. Bisa kita temukan di pertokoan coklat-coklat unyu khas bentuk hati. Nah karena saya anti-mainstream, saya gak akan bahas coklat di bulan Februari ini, saya mau bahas SEBLAK.  Loh?

 
penampakan seblak

Do you know seblak, pemirsah? Di kota Bandung seblak lagi nge-trend. Nge-hits. Populer. Pokonya lagi digandrungi deh. Saya gak tau tepatnya kapan seblak mulai merajai kuliner di Bandung, tapi saya sering bikin seblak sejak kuliah. Pas maen ke kost-an sobat, menu wajib yang kita bikin ya seblak.
Seblak adalah sejenis kudapan dari bahan dasar kerupuk sumber sari (iklan) yang biasanya di tambahkan beberapa bahan makanan lain seperti sosis, siomay atau tahu kering, telur dll. Dan biasanya pedas banget. Wangi cikur biasanya jadi khas dari seblak.

Saya termasuk yang sering banget bikin seblak dan saya menyetok banyak bahan seblak di dapur. Suami saya yang hobi banget dan katanya seblak buatan saya enak (aih... pastinya. Bumbunya cinta sih.) Biasanya kalau hujan-hujan, paling pas deh bikin seblak.  Aroma cikur dan daun jeruk menggelitik hidung.

Nah saya mau berbagi resep seblak yang sudah saya modifikasi sedemikian rupa ber-cita rasa tinggi (duh, apasih). Ini dia;

penampakan bahan-bahan

Bahan:
100gr kerupuk sumber sari (harus yang asli biar enak), rendam dengan air panas 15 menit.
3 bungkus siomay kering (biasanya dijual di pasar tempat bahan-bahan baso)
2 bungkus tahu kering
2 butir telur, di goreng secara terpisah dulu

Bumbu: (diulek)
5 siung bawang merah
2 siung bawang putih
5 cabe rawit yang merah (pedas sesuai selera)
2 butir cikur 1 ruas jari
3 sdm gula merah

Bahan lain dan dimasukkan saat bumbu yg sudah diulek ditumis:
6 lbr daun jeruk
Penyedap rasa secukupnya
Saos tiram secukupnya
Garam secukupnya
Satu gelas air

Cara:
Setelah bumbu diulek, tumis hingga harum (dan bersin. Kalau pedes banget).  Masukkan daun jeruk, penyedap, daos tiram, garam. Lalu tambahkan air. Setelah mendidih, masukkan kerupuk, aduk-aduk. Setelah kerupuk agak empuk masukkan bahan lainnya. Gunakan api kecil agar bumbu meresap. Angkat sebelum gosong :D Seblak siap dinikmati.

** Untuk 4 porsi

Nah gimana? Musim hujan nih cocok banget bikin seblak. Mari merapat ke dapur yuk (eh ke pasar dulu beli bahan-bahannya.) Selamat mencoba!




~Naya

Selasa, 27 Januari 2015

Recipe: Jus detoks simply fresh!



Hal terbaik sepanjang sejarah jadi seorang istri adalah ketika berhasil menurunkan berat badan suami sekitar 8 kilogram selama 3 bulan!!! Hanya dengan jus sayur dan buah. Ini kenyataan. Ini dream comes true *joget-joget saking senengnya*


Penampakan jus siang. so smoothie!
Pusing di komplen mertua karena suamiku badannya terus dan terus membengkak setelah nikah, (naik sekitar 13 kilogram selama hampir 5 taun. Hahaha) Belum lagi Manager HRD-nya turut serta komplen.  Kegemukan indikasi  pola hidup yang gak sehat, katanya. Hampir depresi. Pernah minum obat pelangsing tapi khawatir ada efek samping, akhirnya nyerah. Di akhir menyerah itu ada titik terang *terharu*


Setelah ngobrol sama kakak yang lagi keranjingan yoga, terus dapet tips detoksifikasi jus sayuran dan buah dari guru yoga nya, maka aku coba bikin. Tujuannya simpel. Ingin asupan serat terpenuhi dengan cukup. Aku termasuk yang males masak sayur soalnya. Makan buah kadang males ngupas, ribet. Hihihi. Jadi, aku coba ngasih jus sayur dan buah untuk suamiku.


Jus sayur dan buah  itu bener-bener bagus untuk asupan serat. Efeknya pada awal-awal jadi sering buang air kecil. Lalu (maaf) buang air besar 3-4 kali. Ternyata racun-racun dan sampah yang gak penting bagi tubuh sedang dikuras. Suamiku merasakan efek yang memang luar biasa. Tapi setelah dua minggu, intensitas buang air kecil dan buang air besar nya berkurang, gak seheboh saat awal-awal.


The Recipe dan penampakan jus malam. Greeny. So fresh!
Khasiat lainnya adalah bersin-bersin alergi debu suamiku Alhamdulillah jadi berkurang. Flu juga jarang hinggap. Oiya, ada satu lagi: suamiku jadi gak bisa makan mie instant. Dia bilang, eneg-lah. Gak enak di tenggorokan-lah. Pokonya makan mie instant jadi gak se-nikmat dulu. Padahal dulu, tiap hujan dikit, minta mie rebus pake telor dan cabe rawit.  Katanya mie rebus dan hujan itu bagai romeo dan juliet. Alaaah.


Aku gak tau apakah khasiat jus ini sama pada tiap orang? apakah se-dahsyat-turun-8 kilogram seperti suamiku? Tapi, gak ada salahnya dicoba. Hehe. Jus ini punya kandungan serat yg baik untuk tubuh. 
Selama tiga bulan itu, aku berjuang sekeras tenaga untuk gak males nyiapin, konsisten walaupun effort preparing nya lumayan. 



Biasanya aku ke pasar belanja untuk satu minggu:
Wortel 14bh, Paprika 2 biji, Strawberry 0.5 Kg, Brokoli hijau 2-3 bundar, Pakcoy 3-4 ikat dan Sunkist 2-3 bh.
Aku  cuci sampe bersih, potong-potong agar gak terlalu besar, masukkin ke dalam plastik  terus masukkin freezer. Jadi saat nge-jus tinggal plung-plung. Ribet ngurus nya sekalian. Semoga Bermanfaat :)

Belanja buat sminggu dan setelah dicuci bersih
penampakan stok sminggu, siap masuk freezer!